Pertemuan III "HOTEL"

/ Senin, 05 September 2011 /
DEFINISI
Perusahaan yang menyediakan jasa dalam bentuk penginapan (akomodasi) serta menyajikan hidangan serta fasilitas lainnya dalam hotel untuk umum, yang memenuhi syarat-sayat comfort dan bertujuan komersil.



MenHub :
- Hotel adalah bangunan atau kompleks bangunan
- Hotel adalah tempat tinggal sementara
- Jasa hotel disediakan untuk umum
- Jasa di hotel diberikan secara komersial
JASA PERHOTELAN
- Tempat untuk beristirahat dan kamr tidur
- Tempat atau ruangan untuk makan dan minum : restoran, bar dan coffee shop
- Toilet dan kamar mandi
- Pelayanan umum untuk memenuhi segala macam kebutuhan lain para tamu
DEPARTMENT
- Housekeeping department (department tata graha)
• Menjaga agar semua fasilitas di hotel lengkap, bersih dan siap pakai waktu diperlukan dan mengerjakan cucian dan penatu
- Technical department (bagian teknik)
• Mengurus penerangan. Lift, pompa. Dsd
- Food and beverage department (department tata boga )
• Pelayanan di ruang makan dan di bar : kepala pelayan (head waiter) & pranu minuman (bartender)
• Bagian dapur (kitchen) : kepala dapur (chiefcook)
- Front Office department (bagian kantor depan)
• Memberikan pelayanan di bagian depan : unsur aktor sangat menonjol dan diperlukan tingkat keramahtamahan yang tinggi, mendekati hospitality
• Tugas pelayanan kantor depan :
# menerima dan mencatat tamu yang hendak menginap : (resepsonis)
# menghitung dan menerima pembayaran tamu yang hendak meninggalkan hoter : (kasir)
# mengurus dan mengangkat barang-barang tamu : (bellboy)
- Administrasi
- Bagian Keuangan
- Bagian Kepegawaian
- Public Relations

SISTEM PEMBAYARAN
- Sistem Amerika
• Tamu sekaligus membayar untuk semua jasa, termasuk untuk makan dua atau tiga kali sehari
- Sistem Eropa
• Tarif hotel tidak termasuk harga makanan
- Sistem Kontinental
• Tarif hotel meliputi harga makan pagi saja

KLASIFIKASI HOTEL
- Klasifikasi berdasarkan baik-tidaknya serta lengkap dan tidaknya jasa yang diberikan hotel
- Lima kelas hotel : kelas luks, kelas 1, kelas 2, kelas 3 dan kelas 4
- Indonesia menggunakan tanda bintang
- Hotel yang tidak menyediakan jasa lengkap diberi tanda melati
- Kelas yang sama dibeberapa Negara tidak memberikan jasa yang sama pula : (tarif hotel)

SYARAT HOTEL YANG BAIK
- Syarat fasilitas
• Bentuk : bentuk fasilitas harus dapat dikenal
• Fungsi : fasilitas harus seperti yang di maksud
• Lokasi : fasilitas harus berada ditempat yang mudah dicapai atau diketahui
• Mutu
- Syarat pelayanan
• Syarat-syarat yang berlaku untuk fasilitas juga berlaku
- Syarat tariff
Faktor-faktor yang harus dipertimbangkan :
• Besarnya modal yang ditanam dalam usaha perhotelan
• Tingkat harga komoditi untuk pengelolaan hotel
• Mutu jasa yang diberikan
• Jumlah & jenis wisatawan yang diharapkan dating
• Lokasi hotel
- Syarat lokasi
• Syarat lingkungan
• Syarat sentraltias
• Syarat aksesibilitas



READ MORE - Pertemuan III "HOTEL"

Pertemuan II "PRASARANA dan SARANA"

/ Jumat, 02 September 2011 /


Obyek wisata.
Yaitu segala sesuatu yang menjadidaya tarik bagi orang untuk mengujungi suatu daerah tertentu. Benda-benda yang tersedia dan terdapat di alam semesta.
  • Iklim , misal cuaca cerah 
  • Bentuk tanah dan pemandangan , missal danau , pantai , gunung , dll 
  • Hutan belukar ,missal hutan luas , pohon-pohon , dll 
  • Fauna dan flora , tanaman yang aneh , cagar alam , taman burung , dll 
  • Pusat-pusat kesehatan , misal sumber air mineral , madu lumpur , dll
Sebelum melakukan perjalanan , Wisatawan ingin mengetahui : 
  • Fasilitas transportasi yang akan membawadari dan ke daerah tujuan.
  • Fasilitas akomodasi.
  • Fasilitas catering service.
  • Obyek dan atraksi wisata.
  • Aktivitas rekreasi yang dapat dilakukan di tempat tujuan.
  • Fasilitas perbelanjaan , untuk membeli barabg-barang dan souvenir.
  • Tempat dan took
Ciri-ciri Produk Industri Pariwisata 
  • Hasil atau produk industri pariwisata tidak dapat d pindahkan.
  • Peranan perantara tidak d butuhkan.
  • Tidak dapat ditimbun.
  • Tidak mempunyai standard atau ukuran yang obyektif.
  • Permintaan terhadap hasil atau produk tidak tepat dan sangat dipengaruhi oleh faktor nonekonomis.
  • Calon konsumen tidak dapat mencoba atau mencicipi produk yang akan dibeli.
  • Banyak tergantung pada tenaga manusia dan sedikit menggunakan mesin.
  • Mempunyai tingkat resiko yang tinggi
Obyek wisata

Hasil ciptaan manusia
  • Benda-benda yang bersejarah , kebudayaan , keagamaan , missal monument bersejarah museum , art gallery , acara tradisional , festival , upacara perkawinan , rumah-rumah beribadah
Tata cara hidup masyarakat
  • Ngaben di bali , upacara pembakaran mayat di tanah toraja, upacara sekaten di yogya , upacara waysyak di candi/mendut bdan Borobudur
Prasarana (infrastructures) 
Adalah semua fasilitas yang dapat memungkinkan proses perekonomian berjalan dengan lancar sedemikian rupa sehingga dapat memudahkan manusia untuk dapat memenuhi kebutuhannya (Lothar A. Kreck).

Prasarana Perekonomian .
  • Pengangkutan (transportation) : pengangkutan yang dapatmembawa wisatawan dari Negara/tempat asal ke tempat tujuan.
  • Komunikasi :telp , telegraf , radio , tv , surat kabar , pelayanan kantor pos.
  • Kelompok yang termasuk “UTILITAS” : penerangan listrik , persediaan air minum , sistem irigasi , sumber energi .
  • Sistem Perbankan : jaminan mudah menerima atau mengirim uang
Prasarana (infrastructures)
Prasarana Sosial : semua faktor yang menunjang kemajuan atau menjamin kelangsungan prasarana perekonamian yang ada . 
  • Sistem pendidikan-pendidikan kepariwisataan untuk meningkatkan pelayanan , untuk memelihara dan mengawasi badan usaha yang bergerak di kepariwisataan.
  • Pelayanan kesehatan : jaminan tersedia layanan kesehatan.
  • Faktor keamanan : prasarana tidak aman karena adanya pencopetan , pencurian di hotel , penipuan sopir taxi , dll 
  • Petugas yang langsung melayani wisatawan : petugas imigrasi , bea dan cukai , polisi .
Prasarana (Prof Salah Wahab) 
Prasarana Kepariwisataan : 
  • Receptive Tourist Plant : badan usaha atau organisasi untuk mempersiapkan kedatangan wisatawan : Travel Agent dan Tour operator , Tourist Information Center .
  • Residental Tourist Plant : fasilitas yang dapat menampung kedatangan wisatawan untuk menginap : hotel , motel , cottages , restoran , dll.
  • Recreative and Sportive Plant :fasilitas yang digunakan untuk tujuan rekreasi dan olah raga : kolam renang , berselancar , dll .
Sarana
Sarana Pelengkap Kepariwisataan : Perusahaan-perusahaan atau tempat-tempat yang menyediakan fasilitas untuk rekreasi yang fungsinya tidak hanya melengkapi sarana pokok kepariwisataan , yang penting untuk membuat agar wisatawan dapat lebih lama tinggal pada daerah tujuan wisata.
  • Sarana olah raga (lapangan tenis , golf , kolam renang , berlayar , berselancar) 
  • Sarana ketangkasan (permainan bola sodok , jackpot , dll).
Sarana Penunjang Kepariwisataan : perusahaan yang menunjang sarana pelengkap dan sarana pokok dan fungsinya agar wisatawan lebih lebih banyak mengeluarkan atau membelanjakan uangnya di tempat yang dikunjungi .
  • Night club , casinos , steambaths.
Prasarana (Prof Salah Wahab).
Prasarana Umum : prasarana yang menyangkut kebutuhan orang banyak yang pengadaanya bertujuan untuk membantu kelancaran roda perekonomian.
  • Pembangkit tenaga listrik , sistem penyediaan air bersih , jaringan jalan raya dan kereta api , sistem irigasi , perhubungan dan telekomunikasi.
Kebutuhan Masyarakat Banyak : prasarana yang menyangkut orang banyak.
  • Rumah sakit , apotik , bank , kantor pos , pompa bensin , administrasi pemerintahan.
Sarana
Perusahaan-perusahaan yang memberikan pelayanan pada wisatawan , baik secara langsung atau tidak langsung dan hidup serta kehidupannya banyak tergantung pada kedatangan wisatawan.
  • Sarana Pokok Kepariwisataan : perusahaan yang hidup dan kehidupannya sangat tergantung pada arus kedatangan orang yang melakukan perjalanan wisata . 
  • Travel Agent & Tour Operator , Perusahaan Angkuntan Wisata , Hotel dan jenis akomodasi lain , Bar & Restoran , Obyek Wisata & Atraksi Wisata .

READ MORE - Pertemuan II "PRASARANA dan SARANA"

Pertemuan I "PARIWISATA"

/ Selasa, 23 Agustus 2011 /


- Industri pariwisata : serangkaian perusahaan yg satu sama lain terpisah, sangat beraneka ragam dalam skala, fungsi, lokasi, dan bentuk oraganisasi, namun mempunyai kaitan fungsional yag terpadu dalam menghasilkan berbagai barang atau jasa bagi kebutuhan kepentingan wisatawan dalam perjalanan dan keperluan lainnya yang berkaitan.
- Perusahaan primer : mengurus transportasi, akomodasi, makanan dan minuman
- Perusaahaan sekunder ; memasok cinderamata dan barang lain, hiburan, asuransi, jasa bank, dll
- Produk industri pariwisata : aneka ragam jasa dan kebutuhan wisatawan yang ditawarkan secara terpisah oleh masing2 bidang usaha, namun mempunyai kaitan fungsional terpadu dlm rangka memuaskan seluruh pengalaman wisatawan.




- Meliputi : jasa perusahaan biro travel agent, perusahaan transpor, perusahaan akomodasi, perusahaan makanan dan minman, cinderamata dan kerajinan.

Faktor2 yang harus ada dalam batasan definisi pariwisata:


  • Perjalanan dilakukan untuk sementara waktu
  • Perjalanan dilakukan dari suatu tempat ke tempat lainnyaa
  • Perjalanan dikaitkan dengan pertamasyaan atau rekreasi
  • Orang yang melakukan perjalanan tidak mecari nafkah di tempat yang dikunjungi dan sebagai konsumen tempat tersebut.

- Definisi pariwisata : suatu perjalanan yang dilakukan utk sementara waktu, yang diselenggarakan dari suatu tempat lain, dengan maksud bukan untuk berusaha atau mencari nafkah di tempat yang dikunjungi, tetapi semata-mata untuk menikmati perjalanan tersebut guna pertamasyaan dan rekreasi atau untuk memenuhi keinginan yang beraneka ragam.
Jenis dan macam pariwisata
Letak geografis, kegiatan pariwisata berkembang
- Pariwisata lokal : pariwisata setempat, mempunyai ruang lingkup relatif sempit dan terbatas, misal kota bandung
- Pariwisata regional : berkembang di suatu tempat atau daerah yang lebih luas dari lokan dan lebih sempit dari nasional, misal bali, sumut
- Kepariwisataan nasional : domestic tourism dan foreign tourism
- Regional international tourism ; kegiatan kepariwisataan yang berkembang di suatu wilayah internasional yang terbatas, tetapi melewati batas2 yang labih dari 2 atau 3 negara, misal kepariwisataan ASEAN, timur tengah, dll.
- International tourism = world tourism ; kegiatan kepariwisataan yang berkebang di seluruh negara di dunia.

Jenis dan macam pariwisata

Pengaruhnya terhadap neraca pembayaran
- In tourism atau pariwisata aktif : kegiatan kepariwisataan yang di tandai dengan gejala masuknya wisatawan asing ke suatu negara, memasukan devisa negara.
- Out going tourism atau pariwisata pasif : kegiatan kepariwisataan yang ditandai dengan gejala keluarnya warga negara sendiri berpergian ke luar negeri sebagi wisatawan.

Alasan/tujuan perjalanan :
- Business tourism : pengunjung datang untuk tujuan dinas, usaha dagang atau yang berhubungan dengan pekerjaan nya, kongres, seminar, convention, simposium, dll
- Vacational tourism ; orang yang melakukan perjalanan terdiri dari orang2 yang berlibur, cuti. Dll
- Educational tourism : pengunjung untuk tujuan studi atau mempelajari suatu bidang ilmu pengetahuan.

Pembagian menurut objeknya
- Cultural tourism : motivasi orang2 untuk melakukan perjalanan disebabkan karena adanya daya tarik dari seni-budaya suatu tempat atau daerah.
- Recuperational tourism = pariwisata kesehatan : tujuannya untuk menyembuhkan sesuatu penyakit.
- Commercial tourism = pariwisata perdagangan : wisata yg dikaitkan dengan kegiatan perdagangan nasional atau internasional, misal expo, fair, exibition.
- Sport tourism = pariwisata olahraga : perjalanan yang bertujuan untuk menyaksikan suatu pesta olahraga, misal olympiade.
- Political tourism = pariwisata politik : perjalanan yg tujuannya untuk menyaksikan suatu kejadian yang berhubungan dengan kegiatan suatu negara, misal hari angkatan perang.
- Social tourism : dilihat dari segi penyelenggarannya tidak menekankan untuk mencari keuntungan, misal study tour.
- Religion tourism ; tujuan perjalanan untuk melihat upacara2 keagamaan, misal haji, umroh.
DEFINISI WISATAWAN
wisatawan
- Pengunjung sementara yang paling sedikit tinggal selama 24 jam di negara yg dikunjunginya.
- Tujuan perjalanannya di golongkan menjadi 2:
o Pesiar : rekreasi, liburan, kesehatan, keagamaan, dan olah raga.
o Hbungan dagang (bisnis), keluarga, konperensi
Pelancong
- Pengunjung sementara yg tinggal kurang dari 24 jam di negara yg dikunjunginya
Ciri-ciri wisatawan:
- Perjalanan dilakukan lebih dari 24 jam
- Perjalanan itu dilakukan untuk sementara waktu
- Orang yang melakuakannya tidak mencari nafkah di tampat atau negara yg dikunjungi
JENIS DAN MACAM WISATAWAN
- Wisatawan asing (foreign tourist): orang asing yang melakukan perjalanan wisata, yang datang memasuki negara lain yang bukan merupakan negara dimana dia tinggal.
- Domestic foreign tourist : orang asing yang berdiam pada suatu negara, yang melakukan perjalanan wisata di wilayah negara dimana ia tinggal
- Domestic tourist = wisatwan dalam negeri : melakukan perjalanan wisata dalam batas wilayah negaranya sendiri tanpa melewati perbatasan.
- Indigenous foreign tourist : warga negara suatu negara tertentu yang karena tugasnya atau jabatanya di luar negeri , pulang ke negara asaln dan melakukan perjalanan wisata di wilayah negaranya sendiri.
- Transit tourist : wisatawan yg sedang melakukan perjalanan wisata ke suatu negara tertentu, yg menunpang kapal udara, laut, atau kereta api, yg terpaksa singgah ke suatu pelabuhan/airport/station bukan atas kemauan sendiri.
- Business tourist : orang yg melakukan perjalanan wisata setelah tujuan utama selesai.

READ MORE - Pertemuan I "PARIWISATA"

Followers

 
Copyright © 2010 keep in touch, All rights reserved
Design by DZignine. Powered by Blogger